Indonesia Negeri Tercintaku Indonesia Negeri Tercintaku

PERISAI MUKMIN CHANNEL YOUTUBE

Berbagi kumpulan shalawat Nabi dan dzikir yang sangat baik di amalkan dalam kehidupan sehari hari

MP3 LAGU-LAGU PRAMUKA

Lagu-lagu pramuka yang ber-irama cerdas dan riang selalu setia menemani anggota pramuka, baik pada saat latihan rutin maupun berkemah, mengajak generasi bangsa untuk selalu memiliki jiwa dan keyakinan yang mantap dalam mengisi pembangunan nasional.

MP3 LAGU ANAK INDONESIA

Lagu anak Indonesia walaupun lirik lagunya singkat tapi isinya syarat dengan pesan orang tua terhadap anaknya. Bagi ada yang mempunyai anak kecil, sangat baik jika menguasai lagu-lagu khusus untuk anak-anak karena disamping liriknya mudah diingat juga lagu lagu tersebut mengandung pesan moral yang baik bagi anak kita tercinta.

MP3 LAGU DAERAH NUSANTARA INDONESIA

Nusantara Indonesia yang bergitu luas terdiri dari beragam macam etnis dan suku budaya yang masing-masing memiliki kebudayaan yang berbeda satu sama lainnya. Salah satu budaya daerah yang selalu menjadi kebanggaan daerah masing-masing bahkan menjadi kebanggaan nasional adalah berupa Lagu Daerah.

MP3 LAGU PERJUANGAN DAN WAJIB NASIONAL

Lagu atau musik perjuangan ialah lagu yang membangkitkan semangat persatuan untuk melawan penjajah. Mengingat, mengenang, memperkenalkan kepada generasi muda bangsa indonesia bagaimana semangat dan perjuangan pahlawan-pahlawan yang telah berjasa membela negara di masa lampau.

JELAJAH WISATA DI INDONESIA

Indonesia kaya akan Keindahan alamnya, masing-masing punya pesona dan keistimewaan khas tersendiri yang tak akan dapat ditemukan di belahan bumi manapun. Tidak hanya itu, tempat wisata buatan pun juga ikut meramaikan bursa tempat wisata pilihan di indonesia. Dengan mengetahuinya kita akan tertarik, namun dengan menyaksikannya langsung akan membuat decak kagum terpesona.

77 WARISAN BUDAYA INDONESIA

Indonesia sebagai bangsa yang besar dan memiliki keanekaragaman suku dan budaya memiliki jutaan warisan karya kebudayaan yang perlu dijaga dan dilestarikan oleh seluruh anak bangsa, seringnya budaya milik indonesia yang diklaim sebagai budaya asli negara lain.

15 Februari 2025

Entong Endut

ENTONG GENDUT Pendekar Sekaligus Pahlawan Betawi dari Condet
ENTONG GENDUT
Pendekar Sekaligus Pahlawan Betawi dari Condet

Bagi masyarakat Jakarta, terutama yang tinggal di Jakarta Timur, nama Condet mungkin sudah tidak asing lagi. Wilayah ini kaya akan budaya Betawi dan memiliki keunikan dalam adat dan tradisinya.

Namun, Condet bukan hanya sekadar tempat dengan raga budaya, tetapi juga merupakan bagian penting dari sejarah yang melahirkan sosok legendaris. Salah satu tokoh yang hingga kini dikenang adalah Entong Gendut, seorang pendekar yang dikenal bukan hanya karena kesaktiannya, tetapi juga karena keberaniannya dalam melawan penindasan kolonial. Dilansir dari berbagai sumber dan versi,dan ini salah satunya

Kisah Hidup dan Kesaktian Entong Gendut
Entong Gendut adalah seorang pendekar Betawi yang lahir di Condet dan diperkirakan hidup pada masa penjajahan kolonial Belanda. Meskipun rincian kelahirannya tidak diketahui dengan pasti, ia dikenal sebagai seorang pembela kaum tani yang terhormat, bahkan ada yang menyebutnya sebagai mantan polisi yang tak tega melihat perlakuan kejam tuan tanah terhadap penduduk lokal.

Dengan prinsip yang kuat, Entong Gendut tak pernah mundur dari perlawanan terhadap penindasan. Pada tahun 1916, ia memimpin perjuangan melawan penjajah di Batavia, khususnya untuk membela petani-petani Condet yang tertindas akibat kebijakan yang menindas dari para tuan tanah.

Nama Entong Gendut sangat dihormati lantaran reputasinya sebagai jawara dengan “kesaktian” luar biasa. Melansir beberapa sumber, ia dikatakan menguasai ilmu kebal, yang dikenal sebagai Ilmu Mupus, yang membuatnya tahan terhadap senjata tajam atau benda tumpul, meskipun tidak dapat melawan peluru. Selain itu, ia dipercaya dapat muncul sebagai hantu yang berpindah tempat dalam sekejap.

Konon, ilmu kebalnya hanya berlaku di dalam kawasan Condet; saat ia keluar dari wilayah tersebut, segala kemampuannya yang tidak berhubungan dengan seni bela diri akan sirna. Ia juga memiliki golok sakti sepanjang 50 cm yang kini tersimpan oleh keturunannya, menjadi simbol keberanian dan perjuangannya.

Perlawanan terhadap Penindasan Kolonial
Pada masa kolonial, sebagian besar tanah di Condet dikuasai oleh tuan tanah dan penjajah, membuat petani terpaksa membayar pajak yang memberatkan dan sering kali dipaksa kerja rodi.

Ketegangan ini memuncak pada tahun 1916 ketika seorang petani bernama Taba dari Batu Ampar difonis bersalah di pengadilan yang dipimpin oleh Mr. Cornelis, yang mengguncang masyarakat setempat.

Kondisi ini menimbulkan kesedihan mendalam bagi paguyuban pencak silat yang dipimpin oleh Entong Gendut di Batu Ampar, yang bertekad untuk membela para petani serta melindungi rumah dan tanah mereka dari penyitaan.

Peristiwa tersebut mendorong Entong Gendut dan tokoh masyarakat lainnya, seperti H. Asmat Wahab dan H. Maliki, untuk mengambil tindakan.

Puncaknya terjadi pada tanggal 5 April 1916, ketika Entong Gendut memimpin ratusan penduduk menyerang kediaman seorang tuan tanah bernama Lady Lollinson di Villa Nova, yang saat itu sedang mengadakan pesta tari topeng.

Tindakan ini dianggap sebagai pemberontakan besar oleh pihak kolonial, yang kemudian memerintahkan Meester Cornelis untuk mengepung rumah Entong Gendut di Batu Ampar.

Dalam pengepungan itu, Entong Gendut menunjukkan keberanian yang luar biasa dalam menghadapi serangan pasukan Belanda. Dengan keris terhunus di tangannya, ia meneriakkan, “Aye gedruk tanah, maka ini tanah bakal jadi laut! ” Bersama para pengikutnya, Entong Gendut melancarkan perlawanan gigih dan berhasil menangkap Meester Cornelis.

Di hadapan Meester Cornelis, Entong Gendut menobatkan dirinya sebagai raja. Para pengikut setianya, yang terdiri dari Ja, Tipis, Raidi, Sibi bin Jimin, Logod, Tipe, Gutar, dan Usup, diangkat sebagai patih. Selain itu, Talun sebagai mantri, Gani sebagai sekretaris, dan dua orang perekrut massa, Majar serta Djaimin, juga mendapat pangkat.

Mendengar kegagalan operasi penangkapan Entong Gendut dan kelompoknya, Asisten Residen Meester Cornelis segera mengirimkan pasukan bantuan militer. Pengepungan ini dipimpin langsung oleh asisten residen pada tanggal 10 April 1916.

Tragisnya, dalam peristiwa tersebut, Entong Gendut tertembak saat mencoba menyeberangi kali di Condet Batuampar. Bersama dua pengikutnya yang terluka, ia segera dilarikan ke Stovia.

Namun, dokter merujuk mereka ke rumah sakit Stadsverband di Glodok. Malangnya, dalam perjalanan, Entong Gendut meninggal dunia akibat dua luka tembakan di dadanya pada 11 April 1916.

Bagi pemerintah kolonial Belanda, Entong Gendut mungkin hanya dianggap sebagai pengacau. Namun, bagi masyarakat Betawi, ia merupakan pahlawan yang berani melawan ketidakadilan. Hingga hari ini, namanya dikenang sebagai simbol perlawanan rakyat kecil terhadap penindasan.

Kisah Entong Gendut mengingatkan kita akan keberanian dan semangat perjuangan masyarakat Condet, serta bagaimana lokalitas dapat menjadi basis perlawanan terhadap kolonialisme. Warisannya terus hidup dalam ingatan kolektif masyarakat Betawi, menginspirasi untuk terus berjuang melawan ketidakadilan di mana pun.

09 Februari 2025

Eyang Syahbandar

Pendekar Asal Pagaruyung yang Disegani di Tatar Pasundan
EYANG SYAHBANDAR
Pendekar Asal Pagaruyung yang Disegani di Tatar Pasundan

Kecamatan Wanayasa merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Purwakarta yang menyimpan segudang cerita masa lalu. Di kecamatan yang berada di lereng Gunung Burangrang ini pernah hidup seorang pendekar yang memiliki ilmu pencak silat tingkat tinggi dan cukup disegani di Tatar Pasundan. Namanya Eyang Syahbandar. 

Eyang Syahbandar atau Ama Syahbandar sejatinya seorang pengembara dari Minangkabau. Nama aslinya adalah Mohammad Kosim, dilahirkan di Pagaruyung, Sumatera Barat pada tahun 1766 . Pada masanya, pasangan Ama Syahbandar dan istrinya yakni Nyi Raden Kendan atau Eyang Bubu, adalah pasangan pendekar silat yang sangat disegani. 

Sayang, pasangan pendekar ini tidak dikaruniai putra. Budayawan Purwakarta Budi Rahayu Tamsah mengatakan, berdasarkan beberapa sumber sejarah persilatan yang didapatnya, Ama Syahbandar datang ke Tanah Jawa karena terusir dari kampung halamannya di Pagaruyung. Penyebabnya adalah, karena dia telah mengajarkan silat kepada masyarakat awam atau pemuda dari golongan rakyat biasa. Konon, dalam tradisi Minangkabau saat itu, silat merupakan seni kemampuan bela diri yang hanya boleh dipelajari (dikuasai) oleh kaum bangsawan kerajaan dan kalangan masyarakat tertentu.

Padahal, hasil penelusuran di Pagaruyung tidaklah demikian. Versi lainnya menyebutkan, Ama Syahbandar pergi ke Tanah Jawa lebih didasari karena persoalan politik. Dia mengasingkan diri dari Pagaruyung, karena diduga terlibat konflik dengan penguasa VOC di daerahnya, yang memerintah dengan cara sewenang-wenang. Untuk mendukung upaya-upaya dalam melakukan perlawanan tersebut, Ama Syahbandar memberikan pembekalan berupa kemampuan beladiri (silat) kepada para pemuda Pagaruyung, untuk mengimbangi kekuatan kaum penjajah yang memiliki persenjataan yang lengkap.

Selanjutnya, dengan menumpang kapal dagang milik VOC, Ama Syahbandar memulai petualangannya ke Tanah Jawa. Kemudian dia singgah dan menetap untuk sementara waktu di sebuah pelabuhan di Batavia. Kemungkinan pelabuhan tersebut, yang kini dikenal dengan nama Pelabuhan Tanjung Priok. Di tempat ini, kembali Ama Syahbandar terlibat pertikaian dengan seorang pejabat VOC yang bertugas mengawasi daerah pelabuhan dan sekitarnya.

Berkat ilmu silat yang dikuasainya, Ama Syahbandar dapat menghabisi si pejabat VOC hanya dalam satu kali gerakan. Hal ini tentu saja mengundang kemarahan Belanda. Dan, Ama Syahbandar pun akhirnya menjadi sasaran penangkapan Belanda. "Akibat peristiwa itu, Ama Syahbandar menjadi tokoh yang ditakuti dan disegani oleh penduduk sekitar. Karena pengaruhnya yang besar, Ama Syahbandar akhirnya berhasil menguasai kawasan pelabuhan, dan berhak menyandang gelar Syahbandar," ungkap Budi. Dari Batavia, Ama Syahbandar melanjutkan perjalanannya ke daerah Cianjur. Di tempat ini kemudian mengajarkan ilmu bela diri kepada masyarakat setempat. Banyak di antara penduduk Cianjur, terutama kaum muda, yang menjadi pengikut setia ajaran Syahbandar.

Maka tak heran, setelah wafatnya Ama Syahbandar, di daerah Cianjur terdapat beberapa petilasan sebagai bentuk penghormatan dari para pengikut setia ajarannya. Dari Cianjur, Ama Syahbandar sempat bermukim di Sindangkasih. Kemudian pindah ke Wanayasa. Menurut sumber-sumber di Wanayasa, hal ini karena mengikuti ajakan sahabatnya yang juga dikenal sebagai ahli silat, yakni Raden Jibja. Bahkan akhirnya Ama Syahbandar menikah dengan adik Raden Jibja, yakni Nyi Raden Kendan (Eyang Bubu). Tidak diketahui, kapan persisnya tokoh Syahbandar ini mulai menjejakkan kakinya di Wanayasa. Namun yang pasti, di daerah ini pun banyak penduduk yang berguru kepada Ama Syahbandar.

Ajaran silat Syahbandar tidak hanya terdapat di Wanayasa atau daerah Cianjur, melainkan menyebar dan berkembang ke daerah lain di Jawa Barat. Beberapa hal yang menjadi ciri khas ajaran Syahbandar ini di antaranya adalah adanya Persilatan Jurus Lima alias gaya Syahbandar. Jurus ini dikenal dengan beberapa nama, antara lain: Lengkah Opat (Langkah Empat), Leumpang Lima (Jalan Lima), Gerak Opat Kalima Pancer, Gerak Asror, Gerak Panca Tunggal, dan lain-lain. Meski terkesan sederhana, gaya silat Syahbandar ini terbilang cukup unik. Dikatakan unik karena selain relatif mudah untuk dipelajari, jurus Syahbandar ini ternyata mampu menjaga orisinalitasnya dari pengaruh-pengaruh aliran silat yang lain, terutama di Wanayasa.

Keunikan tersebut, menurut para pengikut ajaran Syahbandar di Wanayasa biasa, disebut dengan istilah Ulin Wanayasa. Tentu saja, Ulin Wanayasa ini sulit ditemukan di daerah lain, karena diciptakan Ama Syahbandar ketika dia sudah bermukim di Wanayasa. Di Wanayasa, Ama Syahbandar mempunyai banyak murid, di antaranya Ama Wekling. Disebut Ama Wekling, karena jabatannya saat itu adalah mantri guru, yang disebut 'wekling' dalam bahasa Belanda.

Namanya, menurut salah seorang keturunannya dari Sagalaherang, adalah Raden Subrata. Ama Syahbandar meninggal dunia di Wanayasa dalam usia 114 tahun, yakni pada tahun 1880. Jasadnya dimakamkan berdampingan dengan istrinya Eyang Bubu. Makam Syahbandar berada di kompleks pemakaman umum di sebelah barat daya pasar domba Desa Wanayasa, Berbeda dengan makam-makam tokoh sejarah lainnya, makam Ama Syahbandar sudah ditembok dan di keramik bagian pinggirnya. Selain itu tak jarang lokasi ini menjadi tempat ziarah terutama mereka yang kini masih melestarikan seni bela diri pencak silat.

Mengenal Nyi Ageng Serang

Mengenal Nyi Ageng Serang, Pahlawan Perjuangan Wanita dari Jawa Tengah 

NAMANYA sangat kesohor dan menjadi salah satu sosok pahlawan perempuan. Raden Ajeng Kustiyah Wulaningsih Retno Edhi atau Nyi Ageng Serang merupakan pahlawan perempuan Indonesia yang turut serta ke medan perang.

Dia merupakan panglima perang yang dikenal memiliki banyak strategi saat melawan penjajah. Salah satu strategi cerdasnya adalah penyamaran. Ia mengelabuhi musuh dengan menyamar menjadi semak dengan bermodalkan lembu atau daun talas hijau.

Dikutip dari sejarah budaya.jogjakarta selama peperangan, Nyi Ageng Serang berjuang di beberapa daerah, seperti Purwodadi, Demak, Semarang, Juwana, Kudus, dan Rembang. Bahkan, ia secara langsung pernah memimpin gerilya di sekitar Desa Beku, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Nyi Ageng Serang mengikuti pelatihan kemiliteran dan siasat perang bersama dengan prajurit pria. Menurut keyakinannya, selama ada penjajahan di bumi pertiwi, makai ia harus selalu siap untuk bertempur melawan para penjajah.

Pada 1825 atau masa awal Perang Diponegoro, Nyi Ageng Serang yang saat itu berusia 73 tahun memimpin pasukan dengan tandu untuk membantu Pangeran Diponegoro melawan Belanda. Selain turun langsung ke medan perang, ia juga didaulat menjadi penasihat perang.

Atas permintaan Diponegoro, ia mendekati Yogyakarta dan bermarkas di Prambanan. Dengan demikian, ia memiliki hubungan langsung dengan Kraton dan dapat memberikan nasihat kepada Sultan Sepuh (Hamengku Buwono II).

Perjuangan perang Nyi Ageng Serang terhenti pada tahun 1838. Pada tahun tersebut, Nyi Ageng Serang wafat di usia 86 tahun.

Adapun, Nyi Ageng Serang merupakan putri dari seorang penguasa daerah Serang, Jawa Tengah, yakni Pangeran Natapraja. Selain penguasa, Pangeran Natapraja juga merupakan seorang Panglima Perang Sultan Hamengku Buwono I.

Wanita kelahiran Serang tersebut juga merupakan salah satu keturunan dari Sunan Kalijaga. Nyi Ageng Serang juga dikenal sebagai nenek dari R.M. Soewardi Surjaningrat atau yg lebih di kenal dgn nama Ki Hajar Dewantara.

Nama RA Kustiyah Wulaningsih Retno Edi Yg di sebut puteri serang Atau Nyi Ageng Serang Tetap Teruji Sepangjang Masa Sebagai Wanita Pejuang

Pemerintah RI Dengan SK Presiden No. 084/TK/1974, Tertanggal 13 Desember 1974 Menganugerahi Nyi Ageng Serang dengan Gelar Pahlawan Nasional.

Nyonya Meneer

Nyonya Meneer seorang wirausahawan wanita yang dikenal sebagai pelopor industri jamu di Indonesia
Nyonya Meneer, yang memiliki nama asli Lauw Ping Nio, lahir pada tahun 1895 di Sidoarjo, Jawa Timur. Dia adalah seorang wirausahawan wanita yang dikenal sebagai pelopor industri jamu di Indonesia. Nama "Meneer" diambil dari kata "Menir," yaitu sisa butir halus penumbukan padi, yang merupakan hasil dari keinginan sang ibu saat mengandungnya. Ejaan Belanda yang digunakan pada saat itu mengubah "Menir" menjadi "Meneer," yang menjadi nama legendarisnya hingga kini.

Setelah menikah dengan Ong Bian Wan, Nyonya Meneer pindah ke Semarang. Di tengah masa pendudukan Belanda yang penuh tantangan pada tahun 1900-an, suaminya jatuh sakit parah, dan berbagai usaha pengobatan tidak berhasil. Dalam keputusasaan, Nyonya Meneer kembali pada tradisi keluarganya dengan meramu jamu Jawa yang telah diwariskan oleh orang tuanya. Keajaiban terjadi ketika suaminya sembuh, yang menguatkan tekadnya untuk memproduksi jamu sebagai cara untuk membantu orang lain di sekitarnya.
Dengan peralatan dapur yang sederhana, ia mulai memproduksi jamu untuk keluarga, tetangga, dan masyarakat. Melihat antusiasme yang besar, Nyonya Meneer mulai mengembangkan usahanya. Pada tahun 1919, berkat dorongan dari keluarga, ia mendirikan "Jamu Cap Potret Nyonya Meneer," yang menjadi cikal bakal salah satu industri jamu terbesar di Indonesia. Ia bahkan mencantumkan nama dan potret dirinya pada kemasan jamunya sebagai bentuk keakraban dan keterikatan dengan pelanggan.
Perusahaan ini terus berkembang, dibantu oleh anak-anaknya yang turut terlibat. Pada tahun 1940, putrinya, Nonnie (Ong Djian Nio), membuka cabang di Jakarta, di Jalan Juanda, Pasar Baru. Di bawah kepemimpinan Nyonya Meneer dan putranya, Hans Ramana, perusahaan mengalami pertumbuhan pesat.
Nyonya Meneer meninggal dunia pada tahun 1978, tetapi warisannya terus hidup melalui generasi kedua dan ketiga, yang dikelola oleh cucunya, Charles Saerang. Meskipun awalnya ada lima bersaudara yang mengelola perusahaan, mereka memutuskan untuk berpisah, dan kini Charles Saerang menjadi satu-satunya pemilik dan pengendali perusahaan. Dengan segala perjuangan dan inovasi yang telah ditorehkan, Nyonya Meneer bukan hanya menjadi nama, tetapi juga simbol kekuatan wirausaha wanita di Indonesia, yang menginspirasi generasi masa kini dan yang akan datang.

Klobot adalah jenis rokok yang pertama kali

Klobot  adalah jenis rokok yang pertama kali diproduksi oleh  pendiri Gudang Garam Surya Wonowidjojo
Klobot  adalah jenis rokok yang pertama kali diproduksi oleh  pendiri Gudang Garam di  awal masa merintis usaha rokoknya tahun 1956. 

Rokok ini diberi nama merek Inghwie. Sesuai dengan nama pendiri perusahaannya yaitu Tjoa Ing-Hwie atau Surya Wonowidjojo.

Merek Inghwie cuma bertahan dua tahun. Pemiliknya mengganti nama mereknya menjadi Tjap Gudang Garam pada tanggal 28 Juni 1958.

Perusahaan rokok Gudang Garam adalah salah satu industri rokok terkemuka di tanah air yang telah berdiri sejak tahun 1958 di kota Kediri, Jawa Timur. Hingga kini, Gudang Garam sudah terkenal luas baik di dalam negeri maupun mancanegara sebagai penghasil rokok kretek berkualitas tinggi. Produk Gudang Garam bisa ditemukan dalam berbagai variasi, mulai sigaret kretek klobot (SKL), sigaret kretek linting-tangan (SKT), hingga sigaret kretek linting-mesin (SKM).

Tahun 1958 Adalah titik berdirinya perusahaan rokok Gudang Garam yang bermula dari sebuah industri rumahan. Produk kretek yang diproduksi pertama kali adalah SKL dan SKT. Berawal dari industri rumahan, perusahaan kretek Gudang Garam telah tumbuh dan berkembang seiring tata kelola perusahaan yang baik dan berlandaskan pada filosofi Catur Dharma. Nilai-nilai tersebut merupakan panduan kami dalam tata laku dan kinerja perusahaan bagi karyawan, pemegang saham, serta masyarakat luas.

Apa yang dicapai Gudang Garam saat ini tentunya tidak terlepas dari peran penting sang pendiri, Surya Wonowidjojo. Beliau adalah seorang wirausahawan sejati yang dimatangkan oleh pengalaman dan naluri bisnis. Di mata para karyawan, beliau bukan hanya berperan sebagai pemimpin, melainkan juga merupakan sosok seorang bapak, saudara, serta sahabat yang amat memperhatikan kesejahteraan karyawan.

Surya Wonowidjojo meninggal dunia pada 28 Agustus 1985 dengan meninggalkan kesan mendalam bukan hanya di mata karyawan, melainkan juga di hati masyarakat Kediri dan sekitarnya. 

Perjalanan Epik Kapal Selam Tua Menuju Museum

 PERJALANAN EPIK KAPAL SELAM TUA MENUJU MUSEUM

PERJALANAN EPIK KAPAL SELAM TUA MENUJU MUSEUM
Di Jerman, sebuah kapal selam tua, U-17, menjalani perjalanan luar biasa yang tak pernah terbayangkan sebelumnya bukan di bawah laut, melainkan di darat! Setelah 37 tahun beroperasi sebagai bagian dari Angkatan Laut Jerman, kapal selam sepanjang 48 meter dan berbobot 450 ton ini akhirnya dipensiunkan. Namun, bukannya dibiarkan berkarat di dermaga, U-17 mendapat kesempatan kedua sebagai bagian dari sejarah di Museum Technik Sinsheim, salah satu museum teknologi paling terkenal di Eropa.

Misi Mustahil: Mengangkut Kapal Selam di Darat

Mengangkut sebuah kapal selam bukanlah tugas biasa ini adalah operasi raksasa yang membutuhkan 15 bulan perencanaan dan eksekusi! Kapal selam ini harus melintasi lebih dari 650 kilometer dari pangkalannya di Kiel menuju museum. Rute ini penuh tantangan, mulai dari penutupan jalan raya, pembongkaran rambu lalu lintas, hingga penggunaan platform khusus dengan 30 poros untuk menopang bobot raksasanya.

Setiap meter perjalanan adalah ujian ketelitian. Konvoi besar ini merayap perlahan melewati kota-kota, menarik perhatian warga yang terpana melihat kapal selam melaju di jalan raya. Dengan biaya sekitar 2 juta euro, proyek ini didanai oleh sumbangan dan dukungan para pencinta sejarah maritim.

Warisan Sejarah yang Bisa Di jelajahi

Setelah perjalanan yang menegangkan, U-17 kini beristirahat di museum dan bersiap menyambut pengunjung mulai tahun 2025. Ini adalah kesempatan langka bagi masyarakat untuk menjelajahi interior asli kapal selam, merasakan atmosfer sempit yang pernah dihuni oleh para pelaut, serta memahami kehidupan di bawah laut yang penuh ketegangan.

Dari sebuah kendaraan perang hingga artefak sejarah, perjalanan U-17 bukan hanya kisah logistik yang luar biasa, tetapi juga upaya luar biasa untuk melestarikan warisan maritim bagi generasi mendatang. Sebuah petualangan darat yang tak kalah mendebarkan dari kisah bawah lautnya!

08 Januari 2023

Sakura Garden AEON Mall

Bertandang di Dunia Antah Berantah Bernuansa Jepang: Sakura Garden AEON Mall

Jalan-jalan di mall tidak selamanya seperti yang biasanya Anda lakukan di kota lain di Indonesia. AEON Mall dijamin sanggup mengubah pendapat Anda dan membuat betah nongkrong di mall berjam-jam.

Seperti kebanyakan mall lainnya, AEON menyediakan pusat perbelanjaan, gaming center,  bioskop, dan yang tidak pernah ketinggalan tentu saja tempat makan paling hits di Tangerang saat ini.  Tapi Anda sudah coba mengintip Sakura Garden-nya?

Sakura Garden, atau dalam bahasa Indonesia, taman sakura, yang terletak di pelataran mall dekat area parkir membawa Anda larut dalam suasana khas Jepang yang bertabur bunga sakura warna-warni.

Sakura Garden AEON Mall
Paling pas menatap gemerlap indahnya taman bunga ini di senja hingga malam hari. Gelapnya langit senja berpadu kontras dengan gemerlap cahaya lampu warna-warni dari taman, indah nan elok di mata.

Capek mengelilingi seluruh taman seusai mencari spot strategis berfoto? Anda bisa duduk nyaman sambil bersantai diiringi cahaya lampu warna-warni dan menikmati geliat malam sekitar, spot romantis untuk bercengkerama
Sakura Garden AEON Mall

Sebagai penutup hari, Anda bisa bersantap di restoran Jepang yang senada dengan konsep taman sakura. Ada Ebisoba Ichigen atau Uchino Shokudo yang siap membantu Anda memulihkan tenaga sambil santap lahap.

Sakura Garden AEON Mall
Sakura Garden AEON Mall berlokasi di AEON Mall, Jalan BSD Raya Utama, Sampora, Cisauk, Tangerang

Jam Operasional: 10.00 – 22.00
Cara ke Sana: Dengan kendaraan umum, Anda bisa naik KRL Commuter Green Line (Serpong Line) dari Stasiun Tanah Abang dengan tujuan berhenti di Stasiun Rawa Buntu, dilanjutkan naik ojek atau angkutan kota ke lokasi.

Wisata Kandang Godzilla Tebing Koja

Sensasi Mendebarkan di Tempat Spektakuler Kandang Godzilla, Tebing Koja

Masuk kandang Godzilla..? Asyik atau berbahaya..? Mungkin Anda penggemar film seri kadal raksasa ini berpikir dua kali untuk mengunjungi wahana wisata satu ini.

Jangan takut! Ini bukan sungguh-sungguh kandang Godzilla kok, melainkan tempat wisata alam yang dipenuhi susunan batu tebing nan kokoh berserakan serta hijau pohon di sana-sini.

Wisata Kandang Godzilla Tebing Koja

Tebing Koja, nama lokasi wisata alam terkemuka di area Tangerang, memang sangat artistik secara alamiah. Bebatuan tebing curam hasil pahatan alam berpadu harmonis dengan liukan sungai dan hijaunya sawah.

Serasa di puncak dunia, berdiri di ujung tebing memandangi alam sekitar. Mungkin Anda juga betah bersarang berlama-lama di sini?

Wisata Kandang Godzilla Tebing Koja
Pose asyik dengan latar belakang biru sungai dan hijau sawah, momen kebersamaan dengan sahabat dan keluarga yang selalu terkenang.

Hijau sawah kemuning di bawah sinar matahari senja menjadi penghias perjalanan Anda selama berdiam di sarang “kadal raksasa”.
Wisata Kandang Godzilla Tebing Koja
Di akhir hari, momen matahari keemasan di atas bukit layak diabadikan menjadi pengingat kunjungan sehari di Kandang Godzilla.

Kandang Godzilla Tebing Koja berlokasi di desa Cikuya, Solear, Tangerang
Jam Operasional: 07.00-18.00
Tiket Masuk: Rp2.000/orang

Cara ke Sana: Berangkat dari Jakarta melalui Cawang dan menempuh jalan tol ke arah Grogol, kemudian pilih ruas jalan tol ke arah Merak. Setelah keluar dari jalan tol, perjalanan bisa dilanjutkan ke Jalan Raya Serang dan pilih jalan ke Cisoka. Setelah sampai di perempatan Tigaraksa, pilih arah lurus ke Tebing Koja. Perjalanan dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi dari Jakarta maupun dengan KRL Commuter Line arah Tanah Abang-Maja. Perjalanan dengan kereta dapat ditempuh dari stasiun akhir Tigaraksa. Dari stasiun hingga Tebing Koja dapat ditempuh dengan angkot rute Adiyasa-Balaraja, dilanjutkan dengan ojek atau berjalan kaki hingga lokasi. 

Negeri Dongeng di Floating Castle Froggy Edutography

Ada apa dengan Tangerang..?, Mungkin sebagian besar dari Anda  sudah tak asing lagi dengan kota satu ini, meski kebanyakan hanya sampai Bandar Udara Soekarno-Hatta saja.

Padahal Tangerang menyimpan banyak sekali tempat yang menarik untuk dikunjungi. Tak hanya mengusung pesona kota modern, peminat wisata alam, sejarah, hingga wahana unik nan menarik wajib mengarahkan pandangan ke kota yang berbatasan langsung dengan ibukota Jakarta ini.

Bergaya Bagaikan di negeri Dongeng di Floating Castle Froggy Edutography
Ingin masuk dalam kisah dongeng walaupun hanya sesaat..? Ternyata gampang saja dan lokasinya juga masih di Indonesia. Floating Caste Froggy Edutography menjadi pelengkap acara putar-putar Anda di Tangerang dengan membawa Anda ke dunia di atas awan.
Floating Caste Froggy Edutography

Bangunan istana megah bak istana Cinderella menjadi penanda Floatiing Castle atau istana melayang ini. Tidak benar-benar melayang di awan sih, tapi dengan konsep dongeng Jack dan Kacang Ajaib, Anda bakal merasa berada melayang di dalamnya.

Istana dengan dinding dominan putih dan nuansa biru di sana-sini tampak elok dan megah berpadu dengan langit biru keemasan semburat senja. Waktu yang asyik untuk bereksplorasi dan bermain!

Selain acara bermain, istana melayang ini juga mendukung acara pendidikan anak. Jadi jangan heran belajar bisa makin seru di Floating Castle.
Bergaya Bagaikan di negeri Dongeng di Floating Castle Froggy Edutography
Mau jadi putri raja atau pangeran sehari? Ada spot-spot cantik dalam istana yang setia menemani untuk diabadikan bersama. Tidak ketinggalan kereta kencana Cinderella, tidak berubah jadi labu tentunya.
12 tempat wisata di Tangerang

12 tempat wisata di Tangerang

Alamat: Jl. BSD Grand Boulevard Cluster Commercial Park Barat No. 1, BSD City, Tangerang

Cara ke Sana: Berangkat dari Jakarta ke Tangerang dengan kendaraan pribadi melalui jalan tol Jakarta-Tangerang (keluar di kilometer 18) atau jalan tol Bintaro-Serpong (keluar lewat Lingkar Barat atau Lingkar Timur BSD). Selain itu, transportasi umum seperti Bus TransJakarta dari Grogol menuju halte Giant BSD, atau KRL Commuter Green Line (Serpong Line) dengan tujuan akhir Stasiun Rawa Buntu di BSD City juga bisa jadi pilihan.

10 tempat kuliner di jakarta

Ada sejuta cerita dari Ibukota. Apakah yang anda bayangkan saat mendengar nama Ibukota Jakarta..? Apakah Tugu Monas, wisata Ancol, atau justru jakarta yang macet dan banjir.

Apapun itu, itulah ibukota Negara Indonesia kita ini. Hingga kini masalah macet, banjir dan ketimpangan belum bisa terurai. Namun tentu saja pemerintah terus berbenah, meskipun belum juga menunjukkan ke arah yang lebih baik.

Mari kita lupakan sejenak mengenai permasalahan yang ada di Ibukota, lebih baik lagi kalau kita eksplorasi Ibukota Jakarta. Karena ternyata ada banyak hal yang mungkin belum kita ketahui tentang Ibukota. Ada banyak sekali tempat wisata di Jakarta yang wajib dikunjungi. Selain tempat wisata, ada banyak juga tempat makan enak di Jakarta yang wajib kita cobain.

Cinta Negeriku merangkum 10 tempat kuliner di Jakarta yang wajib anda coba. Tentu saja sebenarnya masih ada banyak sekali tempat makan yang tidak kalah enaknya. Selain untuk makan, tentu saja juga menjadi tempat nongkrong anak-anak muda untuk menghabiskan waktu bersama teman, atau dengan pasangan.

Kalau menurut anda mana saja yang sudah anda cobain kuliner di Jakarta..? Atau kamu punya rekomendasi tempat makan enak di Jakarta yang jauh lebih nyaman, murah dan mudah dijangkau? Yuk bagikan juga dengan kami.

1. Bandar Djakarta
Tempat makan enak di Jakarta yang pertama adalah Bandar Djakarta yang lokasinya ada di tepi laut Jakarta, tepatnya di Ancol. Bandar Djakarta menjadi salah satu tempat nongkrong anak-anak muda yang selalu ramai.
Bandar Djakarta
Tempatnya yang nyaman, serta desainnya yang apik membuat anda pasti betah lama-lama disini. Bangunan yang memiliki kapasitas 200 orang ini dibangun pada 2001 ini memiliki menu andalan berupa hidangan laut.

Pemandangan disini juga sangat indah, dan menjadi daya tarik tersendiri. Pilihan tempat duduk yang tersedia yaitu di dalam ruangan, lesehan, dan juga di tepi pantai. Karena lokasinya yang dekat dengan bahan masakan, seafood di Bandar Djakarta dijamin kesegaran dan harganya.

Tempatnya yang nyaman dan desain yang apik menjadi salah satu alasan tempat makan di Jakarta ini selalu ramai dikunjungi anak-anak muda yang mau nongkrong. Selain view indah di tepi pantai yang epic banget, menu yang disajikan juga gak kalah epic lho.

Sangat rugi sekali kalau tidak mencoba hidangan di Bandar Djakarta.  Hidangan laut yang dijamin kesegaran seafoodnya dan gak bikin kantong kering tentunya. Sangat rugi sekali kalau gak mampir ke Bandar Djakarta.

2. Jemahdi Seafood Jakarta  
Tempat makan enak di Jakarta yang selanjutnya adalah Restoran Jemahdi Seafood. Restoran yang menyajikan aneka Seafood ini menjadi salah satu incaran mereka yang menggemari sajian seafood di Jakarta.
Jemahdi Seafood Jakarta
Restoran ini di-desaign sedemikian rupa sehingga sangat nyaman dan family friendly, Jemahdi Seafood akan menjamu setiap pengunjung seperti di rumah sendiri.

Setiap hidangan yang dimasak di Jemahdi Seafood akan dimasak oleh chef yang berpengalaman mengolah hidangan laut sehingga dengan cita rasa yang menggoda lidah dan harga yang terjangkau, restoran ini harus dikunjungi para pecinta seafood.

Lokasi Jemahdi Seafood ada di Ruko Crown Golf, Jl. Pantai Indah Kapuk No.58 – 61, RT.7/RW.2, Kamal Muara, Kec. Penjaringan, Kota Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Restoran ini didesain sangat nyaman dan family friendly sehingga cocok digunakan untuk kumpul bersama keluarga.

Sesuai namanya, restoran di Jakarta ini menyajikan menu hidangan laut dengan cita rasa nusantara yang di masak oleh cheff berpengalaman. Dengan suasana dan menu resto yang home-able, harga yang ditawarkan juga terjangkau.

3. Kemang Food Festival
Untuk mereka yang tinggal di daerah Kemang tentu tidak asing lagi dengan Kemang Food Festival. Kemang food festival menjadi tempat makan enak di Jakarta yang tidak boleh anda lewatkan selanjutnya.
Kemang Food Festival
Tempat ini berkonsep food court dan sangat populer dikalangan pelajar dan mahasiswa yang tinggal di sekitar Kemang karena harganya yang terjangkau, banyaknya pilihan makanan, dan juga suasananya yang sangat cocok untuk kongkow.

Gerai makanan di sini akan mulai buka dari jam 5 sore sampai dengan tengah malam, dan akan mencapai puncak keramaian pada jam 7 malam ke atas. Pada akhir pekan, Kemang Food Festival juga suka menampilkan live music sehingga suasana akan semakin hidup.


4. Social House
Social House menjadi tempat makan enak di Jakarta selanjutnya, lokasinya ada di Mall Grand Indonesia. Restoran ini memberikan pengalaman makan yang berbeda kepada pengunjungnya.
Social House
Pengunjung akan disuguhkan pemandangan kota Jakarta yang indah. Walau mahal, tempat ini sangat ramai pengunjung, bahkan Anda akan sering melihat selebriti datang ke Social House pada akhir pekan. Minuman yang paling terkenal di Social House adalah homemade grandma’s iced lemon tea, sedangkan makanan yang paling terkenal di antaranya capricciosa pizza, dan iga bakar sambal ijo.

5. Sandwich Bakar
Satu lagi tempat makan enak di Jakarta yang berlokasi di Puri Indah, yaitu Cafe Sandwich Bakar. Cafe ini menyajikan aneka sajian berupa sand wich yang lezat.
Sandwich Bakar

Jadi bagi anda yang mau ngemil enak dan sehat, datang aja ke Cafe ini. Pembuatan sandwich bakarnya juga tidak menggunakan arang, melainkan dibakar dengan menggunakan tempat masak seperti tepanyaki.

Selain sandwich, ada juga menu makanan yang lebih berat seperti steak, pasta, nasi goreng, spaghetti, dan juga wedang ronde. Menu favorit di Sandwich Bakar adalah beef black pepper sandwich, tuna sandwich, dan smoked beef sandwich with egg and cheese. Pokoknya kafe ini rekomended deh untuk anda yang mau ngemil atau makan ringan aja.

6. Naniura Sushi Bar dan Resto
Siapa sih yang tidak kenal dengan sushi? Sushi merupakan salah satu makanan Jepang yang populer di negara kita. Meskipun tidak lumrah, tapi sushi ternyata mendapatkan sambutan yang hangat dari masyarakat kita.
Naniura Sushi Bar dan Resto
Naniura Sushi Bar & Resto menjadi salah satu tempat makan enak di Jakarta yang menyajikan sushi berkualitas tinggi. Lokasinya ada di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur. Penampakan Naniura sendiri cukup unik dengan berbagai lukisan abstrak di dalam ruangan.

Ada menu andalan disini yang wajib anda cobain yaitu Flaming Dragon! Berupa sushi dengan udang digulung di kertas alumunium foil dan dibakar di atas meja kita. Harga makanan di Naniura masih terjangkau (banget) di kantong, berkisar antara Rp 35-50 ribu/porsi, dengan porsi ukuran besar! Wah, ternyata  cukup murah ya.

7. Hospital Restaurant & Bar
Hospital Restaurant & Bar menjadi tempat makan Enak di Jakarta yang selanjutnya. Tempat ini sangat unik sekali, bahkan sampai ke taraf aneh mungkin.
Hospital Restaurant & Bar
Karena resto ini menerapkan konsep rumah sakit lengkap dengan peralatan dan pelayannya. Disini kamu akan menemukan peralatan medis seperti kantung infus, dan juga pelayannya berpakaian suster, dan dokter.

Hospital Restaurant & Bar berlokasi di Jalan K.H Achmad Dahlan No.31, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan menawarkan sensasi makan yang berbeda, baik dari segi pelayanan maupun penyajian makanannya. Semua menu di tempat ini disajikan dengan alat-alat rumah sakit atau laboratorium!

Bagaimana? Kamu tertarik untuk makan disini? Tunggu apalagi, mana tahu ada suster yang sedang jomblo kayak kamu! Iya kamu! :).

8. Awan Lounge
Salah satu tempat makan enak di Jakarta dan juga nyaman dan seru adalah awan Lounge. Resto dengan konsep rooftop ini menjadi salah satu tren anak-anak muda di Jakarta.
Awan Lounge
Selain restoran ini, sebenarnya ada banyak resto dengan konsep rooftop lainnya, karena memang restoran dengan konsep rooftop sedang booming.

Lokasi Awan Lounge ada di bilangan KH. Wahid Hasyim juga menawarkan pemandangan malam ibukota dari atap bangunan. Dengan berbagai pilihan makanan dan minuman yang disajikan di Awan Lounge, tempat ini cocok untuk melepas penat bersama teman dan sahabat di akhir pekan.

Penat dan letih kerja selama seminggu ini pasti hilang jika kita makan dan menikmati pemandangan disini.

9. Colette & Lola
Colette & Lola menjadi tempat makan enak di Jakarta yang selanjutnya, restoran ini membawa tema yang sangat unik, yaitu cake yang berbentuk karakter tokoh kartun fiksi mulai dari Panda sampai dengan Lego!
Colette & Lola

Bagi pelanggan yang baru pertama kesini, pasti sangat sayang sekali untuk menyantap cake ini, karena bentuknya yang imut dan menarik. Selain itu desain cafe ini juga sangat menarik.

Jadi, untuk kamu yang hobi mem-posting foto di Instagram, tempat ini wajib untuk kamu kunjungi karena sangat menarik! Kamu bisa upload-upload foto unik disini.

10. Indomie Abang Adek
Cafe indomie abang adek menjadi salah satu tempat makan murah di Jakarta yang tidak boleh kamu lewatkan. Meskipun murah, tapi tidak murahan.
Indomie Abang Adek
Sajian berupa mie rebus dan mie goreng di Indomie Abang Adek sangat diminati oleh pengunjung, terutama bagi mereka yang gemar makan pedas.

Warung Indomie abang adek ada di pinggir jalan, sehingga terkesan sangat merakyat sekali. Tempat makan ini sangat populer di kalangan anak muda Jakarta. Untuk tingkat kepedasan disini juga berbeda-beda, tergantung selera kita masing-masing, mulai tingkat pedas sedang, pedas garuk, pedas gila, sampai pedas mampus.

Menu yang terakhir lebih cocok disebut sebagai cabai pakai Indomie ketimbang Indomie plus cabai. Konon, jumlah cabai yang digunakan untuk menu Indomie pedas mampu mencapai 100 biji. Pedasnya!!!

Gimana? Kamu mau nyonai mie super pedas? Atau pedas mampus? Wuaaahhh, pedaaas!

Alamat Indomie Abang Adek: Jl. Mandala Utara No. 8 Grogol Jakarta Barat